Rabu, 30 September 2009

program kalkulator statistik menggunakan PASCAL

Posted by Nur Farida Rahmawati






program calcstat;
uses wincrt;
var
a,b,c,d:integer;
e,f,g:real;
i,n:integer;
sum1:integer;
data:array [1..100] of integer;
x,y:integer;
rata,selisih,varian,sum2,sum3:real;
data1:array [1..100] of real;

begin
clrscr;
repeat
writeln('............W E L C O M E..........');
writeln;
writeln('program kalkulator statistik');
writeln;
writeln('silahkan memilih operasi hitungan');
writeln('1.penjumlahan +');
writeln('2.pengurangan -');
writeln('3.perkalian *');
writeln('4.pembagian /');
writeln('5.mencari mean');
writeln('6.mencari varians');
writeln('7.keluar');
writeln;
writeln('******* create by Nur Farida Rahmawati / 1308100069 *******');
writeln;
writeln;
writeln('silahkan anda memilih operasi yang anda inginkan...');
readln(a);
clrscr;
case a of

1:begin
writeln('masukan angka :');readln(b);
writeln('masukan angka :');readln(c);
d:=b+c;
writeln('hasil penjumlahan =',d);readln;
end;
2:begin
writeln('masukan angka :');readln(b);
writeln('masukan angka :');readln(c);
d:=b-c;
writeln('hasil pengurangan =',d);readln;
end;
3:begin
writeln('masukan angka:');readln(b);
writeln('masukan angka:');readln(c);
d:=b*c;
writeln('hasil perkalian =',d);readln;
end;
4:begin
writeln('masukan angka:');readln(e);
writeln('masukan angka:');readln(f);
g:=e/f;
writeln('hasilpembagian =',g);readln;
end;
5:begin
sum1:=0;
write('berapa banyak data yang anda dimasukkan?');readln(n);
writeln('silahkan memasukan data...');
i:=1;
repeat
write('data ke-',i,' ');
readln(data[i]);
inc(i);
until i>n;
i:=1;
repeat
sum1:=sum1+data[i];
inc(i);
until i>n;
write('rata-ratanya =');
writeln(sum1/n);
end;
6:begin
sum2:=0;
write('berapa banyak data yang anda dimasukkan?');readln(y);
writeln('silahkan memasukan data...');
x:=1;
repeat
write('data ke-',x,' ');
readln(data[x]);
inc(x);
until x>y;
x:=1;
repeat
sum2:=sum2+data[x];
inc(x);
rata:=sum2/y
until x>y;
x:=1;
repeat
selisih:=sqr(data[x]-rata);
sum3:=sum3+selisih;
inc(x);
varian:=sum3/(y-1);
until x>y;
writeln('variannya =',varian);
end;
end;
writeln('************');
writeln;
writeln('terima kasih telah mencoba program pascal ini');
writeln;
writeln('************');
readln;
until a=7 
end.

Read More......
Selasa, 08 September 2009

Konversi bilangan BINER ke DESIMAL (program Pascal)

Posted by Nur Farida Rahmawati

(10110)2 = 1×24 + 0×23 + 1×22 + 1×21 + 0×20
(10110)2 = 16 + 0 + 4 + 2 + 0 = 22


Aplikasi dalam program PASCAL sebagai berikut:

Program konversi_Biner_to_Dec;
uses wincrt;
var bilBiner : String;

function pangkat(a, b : integer): integer;
var i, hasil : integer;
begin
hasil := 1;
for i:=1 to b do
begin
hasil := hasil * a;
end;
pangkat := hasil;
end;

function bin2Dec(biner : string) : integer;
var n, sum, i : integer;
begin
n := length(biner);
sum := 0;
for i := n-1 downto 0 do
begin
if (biner [n-1] = '0') then sum := sum + 0 * pangkat (2, i)
else if (biner [n-1] = '1') then sum := sum + 1 * pangkat (2, i);
end;
bin2Dec := sum;
end;

begin
clrscr;
writeln('KONVERSI BILANGAN BINER KE DESIMAL');
writeln;
write('Masukkan bilangan Biner : ');readln(bilBiner);
write ('Bilangan Desimalnya : ', bin2Dec(bilBiner));
readkey;
end.
Konversi bilangan DESIMAL ke BINER


Perhitungan secara manual :
Step 1. 17 dibagi 2 mendapatkan 8 sisa 1
Step 2. 8 dibagi 2 mendapatkan 4 sisa 0
Step 3. 4 dibagi 2 mendapatkan 2 sisa 0
Step 4. 2 dibagi 2 mendapatkan 1 sisa 0

Berikut adalah program konversi bilangan desimal ke biner dengan menggunakan program Pascal,

Program konversi_Desimal_to_Biner;
uses wincrt;
var bilangan:integer;

function decToBin(desimal:integer):string;
var hasilbagi, sisa:integer;
bin:char;
bilBiner:string;
begin
hasilBagi := desimal div 2;
bilBiner := '';

while (hasilBagi >= 1) do
begin
sisa := desimal mod 2;
if (sisa = 0)then bin := '0'
else if (sisa = 1) then bin := '1';

bilBiner:=bin + bilBiner;

desimal := hasilBagi;
hasilBagi := desimal div 2;
end;
decToBin:='1' + bilBiner;
end;

begin
clrscr;
writeln('KONVERSI BILANGAN DESIMAL KE BINER');
writeln;
write('masukkan bilangan : ');readln(bilangan);
write('Bilangan Binernya : ', decToBin(bilangan));
readkey;
end.


Read More......
Selasa, 01 September 2009
Posted by Nur Farida Rahmawati

Read More......

Bahasa Pemrograman

Posted by Nur Farida Rahmawati

Bahasa pemrograman, atau sering diistilahkan juga dengan bahasa komputer, adalah teknik komando/instruksi standar untuk memerintah komputer. Bahasa pemrograman ini merupakan suatu set aturan sintaks dan semantik yang dipakai untuk mendefinisikan program komputer. Bahasa ini memungkinkan seorang programmer dapat menentukan secara persis data mana yang akan diolah oleh komputer, bagaimana data ini akan disimpan/diteruskan, dan jenis langkah apa secara persis yang akan diambil dalam berbagai situasi.
Komputer adalah mesin yang dapat melaksanakan seperangkat perintah dasar (instruction set). Komputer hanya dapat diberi perintah yang terdiri dari perintah-perintah dasar tersebut. Perintah-perintah yang lebih rumit (misalnya mengurutkan suatu daftar sesuai abjad) harus diterjemahkan menjadi serangkaian perintah-perintah dasar yang dapat dimengerti komputer (perintah-perintah yang termasuk dalam instruction set komputer tersebut) yang pada akhirnya dapat mennyelesaikan tugas yang diinginkan, meskipun dijalankan dengan beberapa operasi dasar, bukan satu operasi rumit.
Bahasa pemrograman adalah bahasa yang dapat diterjemahkan menjadi kumpulan perintah-perintah dasar tersebut. Penerjemahan dilakukan oleh program komputer yang disebut kompilator (compiler). Setiap bahasa pemrograman mempunyai kompilatornya sendiri. Contohnya, kompilator C++ tidak akan mengerti program yang ditulis dengan bahasa Java. Sintaks dari bahasa pemrograman lebih mudah dipahami oleh manusia daripada sintaks perintah dasar. Namun tentu saja komputer hanya dapat melaksanakan perintah dasar itu. Maka di sinilah peran penting kompilator sebagai perantara antara bahasa pemrograman dengan perintah dasar.

Read More......

Klasifikasi Bahasa Pemrograman

Posted by Nur Farida Rahmawati

Pengelompokan bahasa pemrograman dapat dibagi atas 2 jenis, yaitu :
* berdasarkan tingkat kemudahan penulisan kode program, dan
* berdasarkan struktur penulisan kode program  

1. Berdasarkan Tingkat Kemudahan Penulisan Kode Program

Berdasarkan tingkat kemudahan penulisan kode program, bahasa pemrograman terbagi atas 4 kelompok utama, yaitu :
1. Bahasa Pemrograman Tingkat Rendah, cth : Bahasa Mesin
2. Bahasa Pemrograman Tingkat Menengah, cth: Bahasa Assembly
3. Bahasa Pemrograman Tingkat Tinggi, cth : Bahasa Pascal, C, Basic, dsb.
4. Bahas Pemrograman Tingkat Sangat Tinggi, cth : Delphi, VB, dsb.

2.Berdasarkan Struktur Kode Program

Berdasarkan stuktur kode program, bahasa pemrograman dapat dibagi atas dua bagian, yaitu :
1. Bahasa pemrograman terstruktur seperti : Bahas Assembly, C, Delphi, VB. Bahasa pemrograman dikatakan terstruktur karena untuk menulis kode program, kita harus menuliskan seluruh kode program sesuai dengan tujuan yang diinginkan.
2. Bahasa pemrograman tidak terstruktur, yaitu : SQL (Structured Query Language). Dikatakan tidak terstruktur karena kita tidak perlu menuliskan kode program baris per baris. Kita tinggal menuliskan apa yang diinginkan kemudian bahasa tersebut akan memprosesnya. Misalnya menyisipkan rekord kedalam database, maka kita tinggal memanggil perintah INSERT untuk melakukannya. Detail tentang program INSERT itu sendiri kita tidak pernah tahu.

Read More......

Algoritma

Posted by Nur Farida Rahmawati

Dalam matematika dan komputasi, algoritma merupakan kumpulan perintah untuk menyelesaikan suatu masalah. Perintah-perintah ini dapat diterjemahkan secara bertahap dari awal hingga akhir. Masalah tersebut dapat berupa apa saja, dengan catatan untuk setiap masalah, ada kriteria kondisi awal yang harus dipenuhi sebelum menjalankan algoritma. Algoritma akan dapat selalu berakhir untuk semua kondisi awal yang memenuhi kriteria, dalam hal ini berbeda dengan heuristik. Algoritma sering mempunyai langkah pengulangan (iterasi) atau memerlukan keputusan (logika Boolean dan perbandingan) sampai tugasnya selesai.
Desain dan analisis algoritma adalah suatu cabang khusus dalam ilmu komputer yang mempelajari karakteristik dan performa dari suatu algoritma dalam menyelesaikan masalah, terlepas dari implementasi algoritma tersebut. Dalam cabang disiplin ini algoritma dipelajari secara abstrak, terlepas dari sistem komputer atau bahasa pemrograman yang digunakan. Algoritma yang berbeda dapat diterapkan pada suatu masalah dengan kriteria yang sama.
Kompleksitas dari suatu algoritma merupakan ukuran seberapa banyak komputasi yang dibutuhkan algoritma tersebut untuk menyelesaikan masalah. Secara informal, algoritma yang dapat menyelesaikan suatu permasalahan dalam waktu yang singkat memiliki kompleksitas yang rendah, sementara algoritma yang membutuhkan waktu lama untuk menyelesaikan masalahnya mempunyai kompleksitas yang tinggi.

Read More......

Memulai Belajar C++

Posted by Nur Farida Rahmawati

Bahasa C++ merupakan pengembangan dari bahasa C. Kedua bahasa ini tergolong dalam bahasa pemrograman tingkat menengah (middle level language). Bahasa C++ diciptakan oleh seorang doctor bernama Bjarne Stroustrup pada tahun 1983. Karean basa C++ merupakan bahasa hybrid dari C maka program yang ditulis dengan bahasa C dapat dikompile menggunakan compiler C++. Salah satu perbedaan yang mencolok antara bahasa C dan C++ adalah pada C++ telah mendukung pemrograman berorientasi objek. Selain itu penulisan kode program antara kedua bahasa ini juga memiliki perbedaan.

Berikut perbedaan antara bahasa C dan C++ dari segi penulisan kodenya :
Dalam bahasa C :
#include
int main(void) {
int input;
printf(“Ketikkan sebuah bilangan : “);scanf(“%d”,&input);
printf(“Bilangan yang Anda masukkan adalah %d”, input);
return 0;
}
Dalam bahasa C++ :
#include
int main() {
int input;
cout<<”Ketikkan sebuah bilangan : “;
cin>>input;
cout<<”Bilangan yang Anda masukkan adalah : “<
return 0;
}
Kedua kode program di atas yang ditulis dengan bahasa C maupun C++ akan memiliki output yang sama. Pada bahasa C++ untuk melakukan proses input dan output standar, file header yang digunakan adalah iostream.h, sedangakan pada bahasa C menggunakan stdio.h. Pada bahasa C kata kunci void masih digunakan. Untuk melakukan proses input, pada bahasa C digunakan kata kunci scanf dan untuk outputnya digunakan kata kunci printf. Sedangkan dalam bahasa C++, inpuntya menggunakan kata kunci cin dan outputnya menggunakan kata kunci cout. Statement 0 pada kata kunci return 0 di atas berfungsi untuk mengembalikan nilai ke sistam operasi.
Bahasa C++ dapat dibedakan menjadi 2, yaitu bahasa C++ Klasik dan bahsa C++ modern. Perbedaan antara keduanya terletak pada penulisannya, karena pada compiler C++ lama masih menggunakan namespace global, sedangakan pada C++ modern digunakan namespace std. berikut contoh penulisannya antara bahasa C++ Kalsik dan C++ Modern :
Kompiler C++ Klasik :
#include
int main() {

return 0;
}
Kompiler C++ Modern :
#include
using namsespace std;;
int main() {

return 0;
}
Penulisan Komentar
Pada penulisan kode program yang sangat panjang, tentunya akan sulit bagi orang lain untuk membacanya. Untuk memperjelas maksud dan tujuan dari kode program yang ditulis, maka dibutuhkan komentar-komentar yang menjelaskan maksud dari suatu kode program. Komentar ditulis dalam program namun tidak akan dibaca oleh kompiler saat terjadi proses kompilasi. Ada beberapa cara yagn dapat digunakan dalam penulisam komentar pada bahasa C++ antara lain :
1. Menggunakan tanda //
Tanda //digunakan untuk menuliskan komentar yang banyaknya hanya satu baris.
2. Mmenggunakan tanda /*……*/
Tanda ini digunakan untuk menuliskan komentar yang banyaknya satu baris ataupun lebih dari satu baris. Komentar dimulai dengan tanda /* dan akhir dari komentar adalah ketika ditemukan tanda */.
Tipe Data pada C++
1. Tipe Data Dasar
a. Bilangan Bulat

b. Bilangan Real

c. Tipe Logika
Tipe data logika hanya memiliki 2 nilai yaotu benar (true) yang direpresentasikan dengan nilai1 dan salah (false) yang direpresentasikan dengan nilai 0.
d. Karakter/String
Tipe data ini merepresentasikan data-data yang berupa karakter. Untuk tipe data karakter dinyatakan denga tipe char. Sedangkan untuk tipe data string dinyatakan sebagai pointer dari tipe char yang dituliskan denga char*.

2. Tipe Data Bentukan
a. Struktur
Tipe data struktur merupakan tipe data yang menyimpan lebih dari satu variabel. Dalam C++ untuk mendeklarasikan tipe data struktur digunakan kata kunci struct. Contoh :
struct mahasiswa {
char npm[10];
char nama[30];
float nilai;
};
b. Enumerasi
Tipe enumerasi merupakan tipe data yang nilainya terbatas pada nilai-nilai yang telah didefinisikan. Contoh :
enum jenis_kelamin {Pria, Wanita};

Read More......

Bahasa pemrograman C

Posted by Nur Farida Rahmawati

Bahasa pemrograman C merupakan salah satu bahasa pemrograman komputer Dibuat pada tahun 1972 oleh Dennis Ritchie untuk sistem operasi unix di Bell Telephone Laboratories. Meskipun C dibuat untuk memprogram sistem dan jaringan komputer namun bahasa ini juga sering digunakan dalam mengembangkan software aplikasi. C juga banyak dipakai oleh berbagai jenis platform sistem operasi dan arsitektur komputer, bahkan terdapat beberepa compiler yang sangat populer telah tersedia. C secara luar biasa mempengaruhi bahasa populer lainnya, terutama C++ yang merupakan extensi dari C.

Versi Bahasa C

C K&R

Pada tahun 1978, Dennis Ritchie dan Brian Kernighan menerbitkan edisi pertama dari buku yang berjudul The C Programming Language. Buku ini hingga sekarang diakui sebagai kitab suci bahasa C dan merupakan referensi utama seorang pemrogram yang ingin mengetahui tentang bahasa C, terutama karena begitu lengkapnya cakupan buku ini tentang bahasa C dan mudahnya program yang dicontohkan dalam buku ini.
Versi bahasa C yang ditampilkan dalam buku ini kemudian dikenal dalam kalangan pemrogram sebagai C K&R. Pada buku The C Programming Language edisi kedua kemudian melingkupi ANSI C yang diperkenalkan belakangan.

ANSI C & ISO C

Pada perkembangannya, muncul versi-versi C lain yang pada akhirnya membuat kebingungan di kalangan pemrogram. Karena itu, pada tahun 1983, American National Standards Institute (ANSI) membuat sebuah komite untuk membuat sebuah versi standar dari bahasa C. Setelah melalui proses yang panjang dan sengit, pada tahun 1989, telah berhasil disahkan standar yang dinamakan ANSI X3.159-1989, versi ini seringkali dinamakan ANSI C, atau kadang-kadang C89.
Pada 1990, versi ANSI C diadopsi oleh Organization for Standardization (ISO) dengan sedikit perubahan dengan nama ISO/IEC 9899:1990. Versi ini seringkali dinamakan ISO C atau C90. Karena versi ANSI C dan ISO C hanya memiliki sedikit perbedaan, pemanggilan C90 dan C89 merujuk pada bahasa yang sama.

C99

Versi C99 dibuat oleh ISO C pada tahun 1999. Versi ini dimaksudkan terutama untuk memperbanyak dukungan kepada pemrograman berorientasi objek, terutama setelah C++, yang dibuat berdasarkan bahasa ini mendapat tempat yang istimewa di kalangan pemrogram

Read More......

Pemrograman Pascal

Posted by Nur Farida Rahmawati

Pascal adalah bahasa pemrograman yang pertama kali di buat oleh Profesor Niklaus Wirth, seorang anggota International Federation of Information Processing (IFIP) pada tahun 1971. Dengan mengambil nama dari matematikawan Perancis, Blaise Pascal, yang pertama kali menciptakan mesin penghitung, Profesor Niklaus Wirth membuat bahasa Pascal ini sebagai alat bantu untuk mengajarkan konsep pemrograman komputer kepada mahasiswanya. Selain itu, Profesor Niklaus Wirth membuat Pascal juga untuk melengkapi kekurangan-kekurangan bahasa pemrograman yang ada pada saat itu.

Kelebihan :
Kelebihan dari bahasa pemrograman Pascal adalah:
1. Tipe Data Standar, tipe-tipe data standar yang telah tersedia pada kebanyakan bahasa pemrograman. Pascal memiliki tipe data standar: boolean, integer, real, char, string,
2. User defined Data Types, programmer dapat membuat tipe data lain yang diturunkan dari tipe data standar.
3. Strongly-typed, programmer harus menentukan tipe data dari suatu variabel, dan variabel tersebut tidak dapat dipergunakan untuk menyimpan tipe data selain dari format yang ditentukan.
4. Terstruktur, memiliki sintaks yang memungkinkan penulisan program dipecah menjadi fungsi-fungsi kecil (procedure dan function) yang dapat dipergunakan berulang-ulang.
5. Sederhana dan Ekspresif, memiliki struktur yang sederhana dan sangat mendekati bahasa manusia (bahasa Inggris) sehingga mudah dipelajari dan dipahami.
Bahasa PASCAL juga merupakan bahasa yang digunakan sebagai standar bahasa pemrograman bagi tim nasional Olimpiade Komputer Indonesia (TOKI). Selain itu, Bahasa PASCAL masih digunakan dalam IOI (International Olympiade in Informatics).

Read More......

Pengenalan Delphi 7

Posted by Nur Farida Rahmawati

Delphi merupakan salah satu bahasa pemrograman visual yang dikembangkan oleh Borland. Bahasa pemrograman Delphi dapat digunakan untuk berbagai keperluan baik untuk perhitungan matematis, aplikasi perkantoran, aplikasi multimedia, pembuatan aplikasi pengolah, aplikasi kontrol industri sampai kepada aplikasi database.

Bahasa pemrograman Delphi terdiri dari beberapa bagian. Unutk lebih jelasnya lihat gambar di bawah ini :

1. Menu bar
Semua perintah yang diperlukan selama merancang dan membangun program aplikasi. Terletak di bagian atas jenfela utama Delphi.
2. Object TreeView
Berupa hirarki dari komponen-komponen pallets yang telah digunakan dalam program Delphi beserta nama dari kompone tersebut.
3. Speed bar
Berisi sekumpulan tombol yang digunakan untuk mengakses beberapa perintah dalam menu. Biasanya yang tersedia pada SpeedBar adalah perintah-perintah yang umum digunakan dalam proses perancangan program aplikasi.
4. Form Design
Merupakan tampilan visual dari aplikasi Delphi. Form berbentuk jendela dan dapat dianggap sebagai kertas atau meja yang digunakan untuk meletakkan komponen-komponen pallets. Saat memulai Delphi, akan otomatis tersedia sebuah form. Pada form tersebut terdapat garis titik-titik yang disebut Grid, berguna untuk membantu pengaturan tata letak obyek yang dimasukkan dalam form. Setiap form mengandung unit. Unit dalam form inilah yang dipakai untuk mengatur dan mengendalikan form.
5. Komponen Pallets
Berisi kumpulan tab, dimana setiap tab/halaman memuat berbagai tombol komponen yang digunakan sebagai interface program aplikasi.
6. Object Inspector
Object Inspector terdiri dari dua tab :
a. Property
Digunakan untuk menentukan setting suatu obyek. Satu obyek memiliki beberapa properti yang dapat diatur langsung dari lembar properti pada jendela object inspector maupun melalui kode program. Setting ini mempengaruhi cara kerja obyek yang bersangkutan saat aplikasi dijalankan.
b. Event
Merupakan peristiwa atau kejadian yang diterima oleh suatu obyek, misalnya klik,
drag, tunjuk dan lain-lain. Event yang diterima obyek akan memicu Delphi menjalankan kode program yang ada di dalamnya.
7. Code Window
Merupakan tempat dimana kita mengetikkan kode program yang akan dieksekusi saat aplikai berjalan.

Read More......

Pengenalan Visual Basic 6.0

Posted by Nur Farida Rahmawati

Visual Basic merupakan salah satu RAD (Rapid Application Development) Tool yang sangat terkenal mudah untuk dipelajari, digunakan dan cepat dalam membangun suatu aplikasi visual. Konsep pengembangan aplikasi dengan Visual Basic akan dimulai dengan pembentukkan user interface, kemudian mengatur properti dari objek-objek yang digunakan dalam user interface (warna tombol, warna layar, judul layar, dll) , dan baru dilakukan penulisan kode program untuk menangani kejadian-kejadian (event) untuk setiap objek yang digunakan.

Untuk mengaktifkan IDE(Integrated Developement Environment) Visual Basic, salah satu caranya adalah lewat menu Start -> All Programs -> Microsoft Visual Basic 6.0 -> Microsoft Visual Basic 6.0 (shortcut). Kemudian akan muncul pilihan jenis aplikasi yang akan kita gunakan dalam pembuatan program dengan Visual Basic 6.0. Biasanya untuk pemula dan untuk memulai belajar Visual Basic 6.0 kita memilih Standard EXE.

 
Berikut komponen window standar pada Visual Basic 6.0 :

 
1. Menu Bar
Untuk memilih tugas-tugas tertentu seperti membuat project baru, menyimpan project, membuka project, dll.
2. Main Tool Bar
Untuk melakukan tugas-tugas tertentu dengan cepat melalui tombol icon-icon yang melambangkan fungsinya masing-masing.
3. Form Design
Merupakan tempat untuk objek-objek dan komponen-komponen yang akan kita gunakan dalam merancang user interface suatu aplikasi.
4. Code Window
Merupakan tempat bagi programmer untuk menuliskan kode program. Jendela ini dapat ditampilkan dengan menekan tombol F7 pada keyboard atau dengan double kilik pada objek atau komponen yang akan disisipi kode program.
5. Project Window
Berisi gambaran dari semua modul yang terdapat dalam aplikasi, biasanya terstruktur secara hirarki baik berdasarkan nama ataupun group.
6. Properties Window
Merupakan daftar properti-properti object yang sedang terpilih. Lewat jendela properties ini kita dapat mengubah jenis font, ukuran font, style font, warna background, dll.
7. Tool Box
Berisi komponen-komponen yang dapat digunakan untuk mengembangkan user interface.
8. Form Layout Window
Menunjukan bagaimana form yang bersangkutan ditampilkan ketika runtime/program di eksekusi.

Tipe data pada Visual Basic 6.0 :

 
Penulisan komentar pada Visual Basic 6.0
Komentar sangat berguna sekali untuk menjelaskan maksud dari suatu kode program sehingga memudahkan dalam pembacaan alur program. Pada Visaul Basic 6.0, untuk menuliskan komentar, kita bias menggunakan tanda petik satu ( ‘ ).
Contoh : Dim bil_1 As Integer ‘deklasai variabel bil_1
Operator Aritmatika, Komparasi dan Logika pada Visual basic 6.0

Read More......